Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Fla, Patience, and Faith

Process of making Fla (i mean manually) will actually teach you about patience and faith. The goal is to convert liquid mixture of corn starch, sugar, yolk, milk, and pinch of salt, into thick smooth fla (let's say it's solid🤔). Converting liquid into solid? We usually do it by cooling or freezing it (e.g. making ice cube). But here what you have to do is heating the liquid! And what's more, you have to keep stirring, continuously, literally without stopping, till it becomes thicker. Stirring continuously? Seems easy, right? But here is when your patience being tested. You keep stirring till 5 minutes but the mixture remains liquid. More minutes, nothing change except that your hand starta to get burned. More minutes and you start to feel hopeless, is it really gonna be solid? And you start to think of adding corn starch into the mixture, hoping it would fasten the thickening process. Here is when your faith being tested. Do you still believe the recipe which state...

Kita dan Buku

Jalur debu Kau berlari terburu Sehentak henyak, diam Kau terpaku Ada yang tertinggal di ujung jalan itu Seberkas kenangan yang telah buku Sekerat detik lecutimu Kau lanjut melaju 'Temani aku membuku baru.' Padahal kau lihat aku lagi berpayah menumpuk seribu buku Y160318K

No Moody di Hari yang Indah Ini

'I won't let your anger ruins my day, Sir!' Rasanya ingin teriak begitu. Yep. Hari ini akhirnya berjalan menyenangkan. Kalau di awal pagi sudah disambut dengan bentakan, maka kubuktikan kalau itu tak berpengaruh pada moodku untuk menampilkan yang terbaik dalam microteaching ronde kedua ini. Alhamdulillah, berbeda dengan penampilan sebelumnya, hari ini aku jauh lebih siap. RPP sudah kurancang dan kuselesaikan sejak dini hari tadi. Media pembelajaran pun berhasil kusiapkan sesuai keinginan: gelas kaca, pewarna makanan, pipet, dan air. Pilihanku terhadap model pembelajaran demonstrasi ternyata berhasil mengambil hati pak dan bu dosen, begitu pula respon positif dari teman teman. Menarik, materi sukses disampaikan, alokasi waktu yang cukup, dan hal-hal instingtif guru sudah berhasil tertampilkan. Aku pun merasa jauh lebih nyaman pada penampilan kali ini. Kekurangan? Tentu tetap ada. Itulah sebab kita terus belajar, bukan? Masukan dari ibu dosen ada untuk lebih melibatka...

Air Tak Selalu Mampu Padamkan Api

"Seringkali, memberi informasi dan saran, sebaik-sebenar apapun dan dengan cara selembut apapun kepada orang yang sedang marah adalah sia-sia. Bukannya diterima malah marahnya semakin menjadi, berapi-api. Air tidak selalu bisa memadamkan api, bisa jasi justru airnya mendidih." Y120318K Iya, kalau saya sih diem aja, kalo nggak kuat dengerin yaudah tinggalin aja dia ngomong sendiri. *yang ini bukan saran, risiko disambit tidak ditanggung asuransi*

Balada Tentang Teman yang Hilang

Sssst Apatisme semakin mencekam... Adalah saat kau dan juga kau hanya memilih diam Adalah saat kau meninggalkanku sendirian Adalah saat kau berlari menjauh hilang dari jangkauan Adalah saat kau berpaling seolah tak pernah terjadi perkenalan Adalah saat kau tiada sekali pun menghiraukan Padahal esok adalah hari dimana slide presentasi harus siap ditampilkan Apakah kau memintaku hilangkanmu dari daftar nama partisipan? Baiklah Aku tidak keberatan Selamat tinggal, 'Teman' Y040318K