Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Sindrom Penghabisan Liburan

Ada salah satu hal yang kuperhatikan setiap kali menjalani masa liburan dan pulang ke rumah, yakni tentang tahapan yang terjadi selama menghabiskan saat menyenangkan tersebut. Di awal masa itu, biasanya akan timbul rasa malas yang amat sangat. Godaan untuk melakukan gerakan ‘santai-santai-mumpung-libur’ muncul begitu kuat. Itu akan berlangsung setidaknya sampai dua hari. Masa berikutnya, semangat untuk memulai rutinitas rumah telah cukup bangkit. Masa-masa itu biasanya terisi dengan rutinitas di dapur, berkutat dengan siklus pakaian (re: cuci-jemur-lipat/setrika-pakai), bebersih dan beberes, menjahili adik, berperjalanan ke rumah saudara, dan selingan-selingan lain. Rutinitas itu akan terus terjalani sampai hari mendekati masa liburan habis. Nah, tibalah di akhir liburan. Biasanya akan mulai ada gejolak hati. Rasa tidak nyaman. Tiba-tiba mudah marah, bahkan sembunyi-sembunyi menangis tidak jelas. Bawaannya sebel aja gitu. Gejala-gejala itulah yang kunamakan Sindrom Penghabisan Li...