Beberapa waktu lalu ada seorang teman yang membuat story cukup menarik perhatian saya di W hatsapp. Simpel saja, hanya tulisan Panggil namaku maka akan aku post 5 fakta tentang kamu Karena pada dasarnya saya dan dia cukup dekat, sering saling balas story juga, dan saya kepo bagaimana efek story itu, maka saya balas, Wahai ***** apakah kamu sedang gabut Saya sengaja menyamarkan kekepoan saya dengan menambah pertanyaan di belakang panggilan yang tertuju untuknya. Bukan apa-apa sih, saya khawatir aja kalau efeknya ternyata yang enggak-enggak. Apalagi teman saya ini terkenal unik, eksentrik, dan jahil juga. Tidak butuh lama sampai dia membalas. Ternyata dia sedang terbawa trend di kalangan teman-teman kuliahnya. Saling mengirim story , saling terpancing, saling membalas, dan ternyata saling jadi 'korban', termasuk saya. Kamu termasuk manggil namaku kan ya berarti? Mulanya saya masih mencoba mengelak. Tapi memang dasarnya dia anak cerdas, akhirny...