Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Me, Quora, and The Rule of 2 Minutes

I love QUORA!!! yep. akhir-akhir ini aku punya kegemaran baru: mengunjungi Quora! sebenarnya aku sudah punya akun quora sejak lama. subscribe melalui email pun sudah sedari lalu kulakukan. hanya saja kebanyakan dari email itu kubiarkan tak terbuka. hingga kapan hari kemarin aku mulai tergerak untuk membukanya. dan ternyata isinya banyak yang menarik. di quora aku jadi menemukan pendapat aneka macam orang terhadap topik dan permasalahan yang beragam pula. yang paling sering kubaca meliputi topik pendidikan, parenting, dunia kuliner, dan trivia (yang berbau romance juga sih hehe). banyak hal unik dari jawaban orang-orang itu. tips-tips sederhana namun penting juga kudapatkan. intinya banyak faedah yang kuterima deh. ada salah satu hal yang kusimpan dari jawaban di quora, yakni tentang 'The Rule of Two Minutes'. ah iya, salah satu kebahagiaanku mengunjungi quora adalah aku dapat meningkatkan kemampuan berbahasa inggrisku. tentu saja, semua pertanyaan dan jawaban di sana kan...

Perasaan yang Racun

pernahkah kamu merasa dirimu tidak berharga? merasa dirimu tidak cukup baik untuk disandingkan seseorang? merasa dirimu terlalu jauh dari kata pantas untuk dikelilingi sekelompok manusia? aku. sering. hingga. kini. rasa rendah diri sudah berulang kali kuutarakan kepada teman-teman dekatku. pun mereka telah berulang kali melakukan 'terapi' untuk menyembuhkanku dari rasa itu. akan tetapi tetap saja, bahkan terhadap mereka pun aku masih merasa tidak cukup baik dan pantas berada di lingkup hubungan dekat ini. teman-temanku orang hebat. bermanfaat dan berperan penting bagi orang-orang di sekitarnya, bahkan hingga lingkup yang lebih besar daripada sekadar 'sekitar'. mereka produktif. ketiadaan mereka akan berdampak memberikan rasa hilang. setidaknya demikian yang kupandang dari sisiku. sementara aku? ada dan tidaknya diriku tidak akan memberikan pengaruh yang berarti. aku ada, yasudah. tidak ada pun tidak masalah. tidak menjadi orang penting apalagi dibutuhkan ora...

Cinta Hujan dan Bumi

Sedari pagi mendung saja. Apakah Hujan akan datang ke haribaan Bumi? Bilapun tak datang, sedari kemarin Hujan telah mengantarkan tubuh kaya rindunya pada pelukan Bumi. Lalu apakah rindu itu masih tersisa untuk hari ini? Sepertinya begitu. Atau Bumi masih merindukan Hujan untuk hadir kembali? Sepertinya begitu. Cinta antara Hujan dan Bumi adalah bentuk cinta yang memberi manfaat. Satu menopang keberlanjutan yang satunya. Sebab itu, satu akan hilang saat kehilangan satu lainnya. Namun cinta yang memberi manfaat bukanlah cinta yang saling memanfaatkan. Cinta dihidupkan dengan semangat memberi, bukan meminta atau menuntut dikasihi. Jadi, berkenankah kita meneladani cinta Hujan dan Bumi? 11.23 Y191117K