Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Kita dan Pertanyaan pada Gelap

Masih ada yang tertinggal di kelokan jalan itu? Tidak ada, jalan sudah berganti jadi perumahan Masih ada yang tersisa dalam gelas kaca itu? Tidak ada, gelas sudah dibiarkan terjatuh, pecah berserakan Masih ada yang terselip di dedaunan itu? Tidak ada, mereka sudah gugur sejak musim lalu terselesaikan Jadi, sila kau hapus dan berbahagialah meski sambil meracun kenyataan Y210518K

Kita dan Sekuntum Malam yang Ragu

Hari makin laut Pedih melarut Asa nyaris henti bertaut Padahal daun daun masih hijau Masih jauh dari radu Seuntai tunggu menyediakan waktu untuk kau seduh Sendu Tapi menyeduh tunggu tak melulu buat jemu Asal ada kau Riap riap alir darah kau sediakan untuk dieja Sedang hati sudah lelah mengira Bunga bunga kemboja bertanya Kapan akan siap bertandang? Kesiap diri dalam kesiur angin Melompat lompat mendahului jejaring takdir Tapi gagal... Kita hanya bisa diam Beradu mulut dalam senyap Bunga melati berkaca kaca Kau ini maunya bagaimana? Biar kami lari saja, kataku Tapi kau bilang, tunggu sedikit lagi Sebab yang buram ini akan tiba di akhirnya juga Jadi, tunggu saja Y100518K

Kita di Restoran Cinta

... Denting berpadu sendok dan garpu Gemas melihatmu mencicipi cinta dengan ragu Aku tersipu Ternyata kau mencintaiku hingga sedalam itu Pahit Cinta bertepuk sebelah tangan Hambar Cinta bersambut kata 'Ya' Manis Cinta teriring perjuangan kita berdua Mengapa kamu pesan ketiganya? Karena ku ingin kau tahu bagaimana rasanya mencintaimu dengan urutan seperti itu. Y200218K

Kita dan Perjalanan

Hidup adalah perjalanan, bukan? Kita berebut saling mendahului dengan waktu. Sama sama tahu, jatah kontrak kian dekat dengan pungkasannya. Tapi masih kerap lupa, masa yang ada terlalu berharga untuk sekadar foya foya seputar asa merengkuh dunia saja. Perjalanan pula yang mempertemukan kita dengan aneka mereka. Yang mengisi kejap maupun untuk menetap. Yang hanya singgah maupun yang terus berjalan searah. Termasuk aku dengan kau. Lagi lagi, pengingat akanmu kembali. Stasiun, peron, ruang tunggu, dan kereta api. Juga jalur rel yang kulewati. Sedang apa disana? Biar angin pagi yang menyampai kabar di antara kita. 06.28 K040518DR