Perihal Bintang Aku adalah Bintang. Takdirku adalah sebagai Bintang. Aku diberi amanah oleh Sang Pencipta berupa cahaya yang harus aku pancarkan. Pemeran energi paling utama bagi temanku, Bumi. Maka dalam takdirku ini aku berbahagia. Aku adalah Bintang. Takdirku adalah sebagai Bintang. Dan takdirku adalah tinggal di angkasa. Dan dalam takdirku inilah aku mengenal sahabatku, Rembulan. Ia sahabatku yang baik, ia temanku yang mengerti. Sejauh ini dekat dengannya menyenangkan. Kami berdua melukis hari-hari bergantian. Menuliskan kisah takdir masing-masing dalam tiap jejak kami. Dalam takdirku aku mengerti apa itu persahabatan. Apa itu saling memiliki. Apa itu rasa sayang. Maka aku berbahagia karena dapat mengenali itu semua. Ia Debu. Aku mengenalnya dulu sekali. Ia menyenangkan sebagai teman. Ia menunjukkanku banyak hal mengasyikkan di luar sana. Ia yang mengajarkanku tarian kesenangan. Ia membawaku ke tempat-tempat baru. Ia mengenalkanku pada ‘benda’ itu. Ia mengenalkan a...