Hari makin laut
Pedih melarut
Asa nyaris henti bertaut
Padahal daun daun masih hijau
Masih jauh dari radu
Seuntai tunggu menyediakan waktu untuk kau seduh
Sendu
Tapi menyeduh tunggu tak melulu buat jemu
Asal ada kau
Riap riap alir darah kau sediakan untuk dieja
Sedang hati sudah lelah mengira
Bunga bunga kemboja bertanya
Kapan akan siap bertandang?
Kesiap diri dalam kesiur angin
Melompat lompat mendahului jejaring takdir
Tapi gagal...
Kita hanya bisa diam
Beradu mulut dalam senyap
Bunga melati berkaca kaca
Kau ini maunya bagaimana?
Biar kami lari saja, kataku
Tapi kau bilang, tunggu sedikit lagi
Sebab yang buram ini akan tiba di akhirnya juga
Jadi, tunggu saja
Y100518K
Pedih melarut
Asa nyaris henti bertaut
Padahal daun daun masih hijau
Masih jauh dari radu
Seuntai tunggu menyediakan waktu untuk kau seduh
Sendu
Tapi menyeduh tunggu tak melulu buat jemu
Asal ada kau
Riap riap alir darah kau sediakan untuk dieja
Sedang hati sudah lelah mengira
Bunga bunga kemboja bertanya
Kapan akan siap bertandang?
Kesiap diri dalam kesiur angin
Melompat lompat mendahului jejaring takdir
Tapi gagal...
Kita hanya bisa diam
Beradu mulut dalam senyap
Bunga melati berkaca kaca
Kau ini maunya bagaimana?
Biar kami lari saja, kataku
Tapi kau bilang, tunggu sedikit lagi
Sebab yang buram ini akan tiba di akhirnya juga
Jadi, tunggu saja
Y100518K
Komentar
Posting Komentar