Gelembung yang semula kukira hanya setipis gelembung sabun, ternyata justru berubah menjadi serupa bola besi yang semakin tebal dan tak terjangkau isinya. Penghuni-penghuni gelembung mengisolasi diri. Mereka terkunci. Oleh apa? Bahkan aku tak diizinkannya bertanya. Gelembung sabun yang mereka janjikan hanya tertinggal keinginan. Nyatanya mereka semakin bangga berada dalam bola besi itu. Mau sampai kapan? Akankah siklus hadirnya gelembung sabun tetap hanya pada masa sepi kesibukan? Jangan-jangan, setelah ini aku mengambil keputusan: membuat bola besiku sendiri?
Bila memang akhirnya iya, emangnya siapa yang akan peduli?
Y140217K
Pada sebuah sore yang hancur,
Tapi siapa peduli?
Bila memang akhirnya iya, emangnya siapa yang akan peduli?
Y140217K
Pada sebuah sore yang hancur,
Tapi siapa peduli?
Komentar
Posting Komentar