Rasanya belum lama sejak terakhir menulis tentang rasa suka yang lucu. Rasa. Suka.
... yang sekejap menjadi tidak lucu lagi.
Barangkali mimpi itu hanya canda. Bunga tidur yang mengada-ada.
Tapi bisa juga ia adalah pertanda.
Bahwa yang dinanti tak kunjung tiba, sebenarnya memang sudah selesai tak bersisa.
Senangnya, saya biasa saja.
Ya!
Ini adalah rasa yang lucu.
Saya sendiri heran. Pernyataan-pernyataan dari seseorang berhasil membuat saya berpindah haluan. Yang dulu disimpan, kini betulan berhasil diikhlaskan.
Saya tidak menyangka.
Saya tersadar dibuatnya. Yang sebenarnya dipertahankan bukanlah murni rasa sayang pada orangnya. Namun lebih kepada momennya yang telah terjalin lama.
Lalu selanjutnya apa?
Tidak tahu juga.
Setidaknya untuk saat ini belum ada rencana untuk mengapa-apakan kotak rasa saya.
.
.
.
Yang pasti saya ketahui saat ini, bubuk kopi darimu sudah tak tersisa untuk diseduh dan dinikmati lagi.
Y281121K
-selalu ada yang lain
Komentar
Posting Komentar