![]() |
| 'Cinta terlarang' kami memang sudah semestinya berakhir, semoga selamanya~ |
Saya dan pusing adalah sepasang yang mulanya selalu bersama. Setiap hari setidaknya pasti ada satu momen dimana saya berjumpa dengannya. Pusing yang saya maksud adalah tipe yang rasanya muter sampai badan seperti mau ambruk. Ini terutama saya rasakan kalau berpindah posisi tubuh secara tiba-tiba. Misalnya dari rebahan langsung duduk atau dari duduk langsung berdiri. Perlu waktu beberapa detik penyesuaian sambil memejamkan mata dahulu agar berhasil stabil.
Kalau dilihat dari tekanan darah sebenarnya memang konsisten cenderung lebih rendah daripada orang lain pada umumnya. Tapi setelah berkonsultasi dengan suster sekolah katanya itu bukan masalah, karena setiap orang punya kisaran normalnya sendiri. Dugaan lain yang menjadi penyebabnya adalah rendahnya kadar hemoglobin dalam darah saya. Iya yang ini cukup terbukti sih. Sudah pernah saya periksakan juga dan memang demikian hasilnya.
Saat sedang dalam hari-hari yang padat aktivitasnya, kebiasaan pusing ini cukup mengganggu bagi saya. Apalagi bila di asrama, maka semua dituntut untuk serba cepat. Kadang akhirnya ya saya terpaksa memaksakan diri. Padahal efeknya akan jadi lebih buruk. Saya pernah sampai jatuh beneran saat nekat langsung berdiri secara tiba-tiba. Heu~
Ramadan kali ini saya merasakan ada yang berbeda pada hubungan antara saya dengan si pusing. Mungkin karena berkah bulan mulia ini, ia semakin jarang muncul. Bahkan bisa seharian betul-betul menghilang. Awalnya saya tidak menyadari perubahan ini. Hingga beberapa hari lalu ibu cerita kalau selama puasa ini sudah tidak merasa gampang pusing (iya, ibu pun punya 'hubungan' dengan si pusing, jadi saya seperti ini karena efek keturunan juga mungkin). Dan ternyata setelah saya ingat-ingat, memang si pusing sudah lebih sering pergi. Saya bisa dengan mudah berdiri tanpa sesi ngeliyeng dulu. Semoga setelah Ramadan berakhir pun ia tidak perlu kembali lagi.
Buat saya, perpisahan saya dengan si pusing menjadi salah satu hikmah Ramadan yang terasa di tahun ini. Ia adalah hikmah yang mengingatkan saya bahwa rasa syukur terhadap nikmat sehat adalah sangat penting untuk selalu ditingkatkan.
N180520W
22.49
Dua kali khataman angkatan dalam tiap pekan adalah waktu bagi ibu menambah daftar calon menantu -_-
#Post_itivity

Komentar
Posting Komentar