Kalau tidak ada yang dikorbankan, semestinya tidak perlu merasa kehilangan, kan?
Iya, ternyata tahun ini gagal.
Ingatlah wahai diri, tidak perlu merasa sedih berlebih. Tidak ada yang hilang darimu. Kau masih punya tempat berjuang. Kau masih punya amanah yang perlu diselesaikan. Mungkin ini petunjuk bahwa kau masih perlu menebar manfaat di tempatmu sekarang. Lagipula, bukankah kamu pun sudah bahagia dengan keadaanmu saat ini?
Ingatlah wahai diri, tidak perlu merasa gagal. Tidak ada yang berkurang darimu. Kau masih punya ladang kebaikan. Kau masih punya lahan pahala yang perlu kau olah. Mungkin ini petunjuk bahwa kau masih perlu waktu lebih banyak lagi untuk memaksimalkan potensi diri. Lagipula, bukankah keputusan mengikuti seluruh proses dari awal itu tidak sepenuhnya karena keinginanmu?
Ingatlah wahai diri, tidak perlu merasa patah hati terlalu lama. Tidak ada yang berubah dari nilai dirimu. Kau masih punya tanggung jawab yang perlu dilaksanakan. Kau masih punya tanggungan yang perlu kau tunaikan. Mungkin ini petunjuk bahwa kau masih perlu melengkapkan bekal sebelum terjun ke dunia yang lebih heterogen. Lagipula, bukankah kesempatanmu untuk bertumbuh di tempat ini amat terbentang luas?
----------------------------------------------------
Haha
Menghibur dengan kata-kata memang mudah, kan?
Menerima kekalahan adalah satu hal, berdamai dengannya adalah hal lain.
Meski sudah berusaha menata hati selama sebulan, nyatanya di hari H masih runtuh juga pertahanannya~
----------------------------------------------------
Menuliskan penyemangat itu mudah, menginternalisasinya ke dalam hati beda lagi.
Tidak harus sekarang semuanya membaik. Dilalui saja tahapan sedihnya. Sambil mengingat-ingat bahwa tak ada yang hilang dari proses yang sudah kau lalui. Nothing to lose.
N301020W
Yeux grands ouvert
Komentar
Posting Komentar