Pisau adalah jodoh bagi nadi atas jiwa yang ingin bertemu denganNya
Meski itu berati kembali dalam keadaan yang tak baik untuk diterima
Seyakin itukah sang jiwa ingin menemuiNya, atau sebenarnya jiwa hanya ingin menjauhi masalah tanpa ia berpikir bahwa akan ada masalah baru yang dihadapi
Meski hanya bisik, suara suara tak terlihat kerap menyandera kesadaran sang jiwa, terlebih saat seperti tiada lagi yang dapat diharap olehnya sebagai tempat berbagi
Jiwa terlalu sibuk dengan bisik yang terus melawannya sampai ia lupa bahwa ada gemuruh yang selalu mencintainya
Mungkin ia memerlukan senyap
Sebab bisik maupun gemuruh terkadang tersembunyi dalam bilik kebingungan
Membuatnya kacau hendak memilih menambat telinga pada yang mana
Sebab bisik maupun gemuruh terkadang tersembunyi dalam bilik kebingungan
Membuatnya kacau hendak memilih menambat telinga pada yang mana
Senyap tidak pernah bisa memberi jawaban pada jiwa yang kebingungan
Tak ada pilihan yang dapat senyap tawarkan
Kebingungan jiwa hendaknya dilebur dengan rasa syukur
Karena dari syukur ada jawaban bagi jiwa
Bahwa bisik maupun gemuruh adalah perpaduan harmoni yang menandakan bahwa jiwa masih dipercaya oleh Yang Kuasa untuk tetap berjalan di atas tanahNya
Tak ada pilihan yang dapat senyap tawarkan
Kebingungan jiwa hendaknya dilebur dengan rasa syukur
Karena dari syukur ada jawaban bagi jiwa
Bahwa bisik maupun gemuruh adalah perpaduan harmoni yang menandakan bahwa jiwa masih dipercaya oleh Yang Kuasa untuk tetap berjalan di atas tanahNya
Barangkali memuisikan malam seperti ini dapat menjelma jadi undangan atas rasa sadar, syukur, serta sabar
Memuisi tak pernah terasa sehalus ini
Hari yang telah radu tak pernah terasa selembut ini
Terima kasih bahwa oleh Nya setiap titik jiwa dikirim ke dunia tak mungkin tanpa penjaga
Memuisi tak pernah terasa sehalus ini
Hari yang telah radu tak pernah terasa selembut ini
Terima kasih bahwa oleh Nya setiap titik jiwa dikirim ke dunia tak mungkin tanpa penjaga
Akan selalu ada tiang penyangga bagi jiwa runtuh
Siap turut serta memanggul beban dan menghempas sesak yang meruntuhkan jiwa
Tiang yang selalu setia untuk turut serta menopang beban, menguatkan, dan meyakinkan bahwa tiada beban datang tanpa pengangkutan
Siap turut serta memanggul beban dan menghempas sesak yang meruntuhkan jiwa
Tiang yang selalu setia untuk turut serta menopang beban, menguatkan, dan meyakinkan bahwa tiada beban datang tanpa pengangkutan
Baiklah
Langit sudah benar memekat saat gerak jiwa mulai terlihat, menuju keremangan, menunggu terang jalan
Bila bukan esok maka lusa, tapak demi tapak yang mengarahkannya ke kesetiaan pada usaha dan ribuan rasa percaya tak lama lagi akan kembali terengkuh, bukan?
Baiklah
Menanti pagi, lelah jiwa perlahan larut dalam puisi
Dalam kantuk yang bergerilya menghinggapi netra, jiwa telah mengingkari perjodohan pisau dan urat nadi
Langit sudah benar memekat saat gerak jiwa mulai terlihat, menuju keremangan, menunggu terang jalan
Bila bukan esok maka lusa, tapak demi tapak yang mengarahkannya ke kesetiaan pada usaha dan ribuan rasa percaya tak lama lagi akan kembali terengkuh, bukan?
Baiklah
Menanti pagi, lelah jiwa perlahan larut dalam puisi
Dalam kantuk yang bergerilya menghinggapi netra, jiwa telah mengingkari perjodohan pisau dan urat nadi
Sebuah kolaborasi antara jiwa sepi dan dia yang baiknya tanpa henti
Komentar
Posting Komentar