Langsung ke konten utama

Kisah Cinta Favorit

Kalau suatu saat saya ditanya, kisah cinta jenis apa yang menjadi favoritmu?
Maka jawaban saya adalah: kisah cinta masa kecil yang menjadi nyata sampai pernikahan.

Iya. Se-uwu itu saya memandang jenis kisah cinta masa kecil.

Di benak saya, kalau sampai dua orang teman masa kecil berhasil bersatu sampai menikah, berati yang telah dilewatinya adalah waktu yang sangat panjang. Mereka saling kenal saat kecil, bertumbuh, lalu dipertemukan dalam ikatan yang indah.

Namun bukan semua jenis cerita cinta masa kecil yang saya favoritkan. Saya lebih suka pada cerita yang berpola begini: kenal di masa kecil, bertumbuh mendewasa di tempat berbeda, lalu dikembalikan takdir untuk menikah dan hidup bersama.

Saya kurang tertarik dengan cerita yang sedari mereka kecil terus bersama, bahkan sampai pacaran dalam waktu lama, lalu akhirnya membina rumah tangga. Itu kurang uwu.

Bagi saya, yang dapat menambah tingkat keuwuan lagi adalah bila keduanya menjaga diri dengan tidak menjalin hubungan bersama orang lain, padahal tidak ada janji yang pernah disepakati berdua. Cukup secara alami saja saling menunggu dan mengusahakan 'datang' agar bisa bertemu bersanding di pelaminan. Dengan begitu, akan tampak demikian ajaib takdirNya bekerja.

Kalau saat kecil mereka tidak akur, nakal-nakalan, itu akan menjadi tambahan keuwuan juga.

Proses pendewasaan keduanya di tempat yang berbeda akan menarik ditelusuri. Cerita tentang bagaimana mereka akhirnya bertemu dan bersatu juga akan menarik untuk diselami. Akan tergambarkan bagaimana suatu bentuk penempaan diri seorang laki laki dan perempuan, dari yang mulanya saling olok, sampai pada akhirnya rela meredam ego masing masing dan bersedia untuk bekerja sama membentuk sebuah keluarga.

Kenapa saya tiba tiba membahas hal ini? Haha nggapapa, pengen aja cerita.
Yah sebenarnya ini dipengaruhi buku yang barusan selesai saya baca sih. Buku tentang ibu dari 4 anak hebat. Buku ter-UWU dari series yang ada.

Lalu apakah saya memimpikan untuk punya kisah cinta yang seperti itu?
Haha entahlah. Teman laki laki masa kecil saya bulan kemarin sudah lamaran wkwk

Tapi kalau usia SMP masih terhitung masa kecil, boleh lah ya saya berharap~
*Eh
😂

Y060320K
22.40

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#Day 25 Share 1 story about hikmah ramadan!

'Cinta terlarang' kami memang sudah semestinya berakhir, semoga selamanya~ Saya dan pusing adalah sepasang yang mulanya selalu bersama. Setiap hari setidaknya pasti ada satu momen dimana saya berjumpa dengannya. Pusing yang saya maksud adalah tipe yang rasanya muter sampai badan seperti mau ambruk. Ini terutama saya rasakan kalau berpindah posisi tubuh secara tiba-tiba. Misalnya dari rebahan langsung duduk atau dari duduk langsung berdiri. Perlu waktu beberapa detik penyesuaian sambil memejamkan mata dahulu agar berhasil stabil. Kalau dilihat dari tekanan darah sebenarnya memang konsisten cenderung lebih rendah daripada orang lain pada umumnya. Tapi setelah berkonsultasi dengan suster sekolah katanya itu bukan masalah, karena setiap orang punya kisaran normalnya sendiri. Dugaan lain yang menjadi penyebabnya adalah rendahnya kadar hemoglobin dalam darah saya. Iya yang ini cukup terbukti sih. Sudah pernah saya periksakan juga dan memang demikian hasilnya. Saat sedang dalam hari...

Saya dan Rasa Lain yang Lucu

 Rasanya belum lama sejak terakhir menulis tentang rasa suka yang lucu. Rasa. Suka. ... yang sekejap menjadi tidak lucu lagi. Barangkali mimpi itu hanya canda. Bunga tidur yang mengada-ada. Tapi bisa juga ia adalah pertanda. Bahwa yang dinanti tak kunjung tiba, sebenarnya memang sudah selesai tak bersisa. Senangnya, saya biasa saja. Ya! Ini adalah rasa yang lucu. Saya sendiri heran. Pernyataan-pernyataan dari seseorang berhasil membuat saya berpindah haluan. Yang dulu disimpan, kini betulan berhasil diikhlaskan. Saya tidak menyangka. Saya tersadar dibuatnya. Yang sebenarnya dipertahankan bukanlah murni rasa sayang pada orangnya. Namun lebih kepada momennya yang telah terjalin lama. Lalu selanjutnya apa? Tidak tahu juga. Setidaknya untuk saat ini belum ada rencana untuk mengapa-apakan kotak rasa saya.  .  . . Yang pasti saya ketahui saat ini, bubuk kopi darimu sudah tak tersisa untuk diseduh dan dinikmati lagi.   Y281121K -selalu ada yang lain

#Day 11 Imagine that you are giving a kultum, what will you tell?

  Wabah: Pengingat tentang Terbatasnya Waktu Kita   Pandemi! Itu adalah status COVID-19 saat ini. Pandemi menurut WHO dijelaskan sebagai wabah yang sifatnya menyebar global dan mendunia. Meski semula memang ditemukan di Cina, virus ini merebak hingga kini telah mencakup 199 negara (re: saat draft tulisan ini pertama saya buat). Pelan tapi pasti, satu persatu aspek kehidupan kita terpengaruh oleh makhluk kecil tak kasat mata tapi nyata ini. Aspek kesehatan? Tentu signifikan sekali. Aspek ekonomi? Perlahan terguncang terganggu keseimbangannya. Aspek sosial? Manusia dipaksa berjauhan secara fisik, social distancing istilahnya. Masih banyak yang harus dirinci bila ingin mendeskripsikan betapa dahsyat dampak yang virus ini berikan. Namun bagaimanapun, setiap yang telah ditakdirkan oleh-Nya tentu membawa hikmah tersendiri bagi orang orang yang mau bertafakur dan merenungi sisi positif dengan bijaksana. Walau mungkin saat ini dunia sedang berduka, mari kita tilik sisi...