...
Aku sedang berusaha . . .
Sudah tak terhitung berapa kali aku menceritakan
problem tentang kekhawatiran akutku ini kepada sahabatku. Dan tak terhitung
pula saran serta pengingat yang ia berikan. Dan memang cukup ampuh untuk
kuterapkan. Sayangnya, sepertinya yang kuperlukan adalah pengingat yang
benar-benar bisa melekat sehingga bisa memperingatkanku setiap kali aku
menumbuhkan tunas khawatirku. Karena, bagaimanapun aku masih sering khawatir,
apalagi ketika lama tak ‘berkonsultasi’ dengan sahabatku itu. Yeah, sepertinya
pengingat itu masih amat bersifat temporer sehingga kemampuanku dalam membunuh
kekhawatiran masih bersifat fluktuatif.
Komentar
Posting Komentar