Belajar itu bisa dari mana saja.
Termasuk dari seseorang yang baru saja patah hati.
Bukan, bukan maksud diri bersenang-senang di atas penderitaan orang lain. Tentu bukan demikian.
Empati kepadanya tentu sangat penting.
Tapi yang tak kalah penting adalah mengambil pelajaran dari kisah si patah hati itu.
Dan ingat, mengambil pelajarannya jangan dengan cengengesan, apalagi sampai nyinyir bilang, 'Wah, makasih ya kamu patah hati duluan, kan aku bisa lebih hati-hati biar nggak kayak kamu.'
Duh, nanti hatimu bisa dipatahin secara harfiah loh sama dia.
*Kalau kepaksa banget pengen ngomong gitu, dalam hati aja deh yaa
Hehehe
Y040616K
Termasuk dari seseorang yang baru saja patah hati.
Bukan, bukan maksud diri bersenang-senang di atas penderitaan orang lain. Tentu bukan demikian.
Empati kepadanya tentu sangat penting.
Tapi yang tak kalah penting adalah mengambil pelajaran dari kisah si patah hati itu.
Dan ingat, mengambil pelajarannya jangan dengan cengengesan, apalagi sampai nyinyir bilang, 'Wah, makasih ya kamu patah hati duluan, kan aku bisa lebih hati-hati biar nggak kayak kamu.'
Duh, nanti hatimu bisa dipatahin secara harfiah loh sama dia.
*Kalau kepaksa banget pengen ngomong gitu, dalam hati aja deh yaa
Hehehe
Y040616K
Komentar
Posting Komentar