HADITS KEDELAPAN BELAS
عَنْ
أَبِي ذَرّ جُنْدُبْ بْنِ جُنَادَةَ وَأَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ مُعَاذ
بْن جَبَلٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صلَّى اللهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ
السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ “
[رواه الترمذي وقال حديث حسن وفي بعض النسخ حسن صحيح]
Terjemah hadits / ترجمة الحديث :
Dari
Abu Zar, Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman, Mu’az bin Jabal
radhiallahuanhuma dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam beliau
bersabda : Bertakwalah kepada Allah dimana saja kamu berada, iringilah
keburukan dengan kebaikan niscaya menghapusnya dan pergauilah manusia
dengan akhlak yang baik “
(Riwayat Turmuzi, dia berkata haditsnya hasan, pada sebagian cetakan dikatakan hasan shahih).
@};-----------------------------------------------------------------;{@
Mengapa jadi favorit?
Saya mengenal hadits ini
saat kelas 4 MI. Saat itu kami diminta menghafalkan lafadz sekaligus
terjemahannya. Memang dalam mata pelajaran itu kami telah cukup banyak
menghafal hadits. Tapi entah mengapa yang satu ini melekat paling kuat dalam
memori, bertahan bahkan hingga hampir 15 tahun lamanya.
Bagi saya, hadits ini
adalah pengingat yang nyata dan mudah dipahami maknanya. Setidaknya ada 3
perintah yang disebutkan secara eksplisit di situ.
- Diminta bertakwa, dimanapun keberadaan kita.
- Kita bisa menghapus perbuatan buruk dengan perbuatan baik yang dilakukan setelahnya.
- Berperilakulah yang baik kepada sesama.
Bagi saya yang saat itu
masih usia sekitar 9, makna hadits ini masih seeksplisit terjemahnya saja.
Namun seiring meningkatnya pemahaman, rupanya ada hikmah-hikmah lebih mendalam
yang tersimpan.
Misalnya pada poin 2. Saya
seperti menemukan harapan ketika mengingatnya. Di situ telah dijanjikan bahwa
setelah dilakukannya dosa, masih ada kesempatan untuk memperbaikinya. Akan
tetapi yang perlu diperhatikan adalah bahwa dosa yang bisa dihapus adalah yang
melanggar hak Allah, bukan hak manusia. Dan tentu saja, adanya janji ini bukan
dimaksudkan untuk terciptanya pola pikir 'ah nggak apa-apa berdosa, kalau habis
ini beramal kan dosanya bakal hilang.'
Demikianlah secuplik kesan
dari saya untuk hadits ini.
Semoga dengan sharing ini
bisa meningkatkan semangat diri dan pembaca untuk menginternalisasi maknanya.
Aamiin :)
N250420W
22.57
#Post_itivity
Komentar
Posting Komentar