Adakalanya saya sengaja membaca terjemahan dari Ayat Al Quran. Menyenangkan melakukannya. Terutama saat menemui ayat yang berjenis naratif, deskriptif, atau yang artinya eksplisit sehingga mudah dipahami.
Rasanya menghangatkan, kadang menyejukkan, menenangkan, kadang juga 'nge-jleb' dan sangat mengena dengan keadaan diri saat itu. Juga terasa sekali bahwa sebutan Asy Syifa yang berarti obat, adalah sangat benar dan tidak berlebihan. Ya, ia adalah pelipur lara, penyembuh luka, kabar gembira, sekaligus pupuk bagi harapan dari jiwa jiwa yang sepenuhnya mengharap ridho-Nya.
Dari sekian ribu ayat yang ada, saya memilih penutup surat terpanjang, Al Baqarah ayat 286...
Saya begitu terkesima dengan terjemahan potongan awalnya. Betul, tak ada beban yang berlebihan. Setiap pundak akan menerima muatan yang sanggup dipikulnya. Setiap punggung akan menerima berat sesuai kemampuannya. Ayat ini menjadi pengingat bagi diri, seberat apapun suatu cobaan, pasti akan mampu terlewati juga. Tentu pula, janji Allah tiada pernah berdusta.
N280420W
23.18
#Post_itivity
Rasanya menghangatkan, kadang menyejukkan, menenangkan, kadang juga 'nge-jleb' dan sangat mengena dengan keadaan diri saat itu. Juga terasa sekali bahwa sebutan Asy Syifa yang berarti obat, adalah sangat benar dan tidak berlebihan. Ya, ia adalah pelipur lara, penyembuh luka, kabar gembira, sekaligus pupuk bagi harapan dari jiwa jiwa yang sepenuhnya mengharap ridho-Nya.
Dari sekian ribu ayat yang ada, saya memilih penutup surat terpanjang, Al Baqarah ayat 286...
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".
Saya begitu terkesima dengan terjemahan potongan awalnya. Betul, tak ada beban yang berlebihan. Setiap pundak akan menerima muatan yang sanggup dipikulnya. Setiap punggung akan menerima berat sesuai kemampuannya. Ayat ini menjadi pengingat bagi diri, seberat apapun suatu cobaan, pasti akan mampu terlewati juga. Tentu pula, janji Allah tiada pernah berdusta.
N280420W
23.18
#Post_itivity

Komentar
Posting Komentar