Ada 2 sosok yang saya pilih untuk saya kutip quotenya.
1. Muhammad Hatta
2. Tirto Adhi Soerjo
N300420W
23.02
Untuk kesekian kalinya memilih melarutkan malam, bukan gula dalam air berkopi.
#Post_itivity
1. Muhammad Hatta
Membaca kisah beliau itu rasanya sederhana namun mengena. Hidup beliau lurus, jujur, bersahaja, apa adanya, dan rajin membaca. Untuk poin terakhir, itulah yang membuat saya makin terpikat. Quote-nya? Singkat saja. Tanpa bahasa yang ndakik-ndakik tapi esensi pesannya tetap bisa didapat.
Membaca tanpa merenungkan adalah bagaikan makan tanpa dicerna. (Moh. Hatta)
2. Tirto Adhi Soerjo
Barangkali yang kenal sosok ini tidak sebanyak yang mengenal Bapak Moh. Hatta. Tapi kalau dengan nama Minke mungkin terdengar lebih familiar. Iya, Minke yang di film Bumi Manusia. Yah walaupun sudah dimodifikasi menjadi tokoh fiksi sih. Beliau adalah pahlawan nasional yang berjuang dengan cara berbeda. Bukan dengan senjata tapi dengan pena. Beliau berjuang lewat jalur pers, bahkan dikenal sebagai pionir persuratkabaran dan pewartawanan nasional. Saya pertama mendengar tentang beliau dari guru sejarah saat SMA. Saat itu materinya memang seputar perjalanan pers dan perkembangan media masa sebelum kemerdekaan Indonesia. Menyimaknya membuat saya mulai tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut. Belum sampai mendalam banget sih. Pernah beli buku tentangnya tapi belum selesai saya baca.
Quote-nya? Here we go~Usia bukanlah berapa lama kita hidup, tetapi berapa lama kita akan dikenang dalam kehormatan. (Tirto Adhi Soerjo)
Dua tokoh, yang satu mengingatkan tentang membaca, satu lagi tentang menulis. Kalau betul saya mengaku memfavoritkannya, maka perlu dibuktikan dengan semangat konkret meneladaninya kan? Ah, ini terasa seperti menampar diri sendiri~
N300420W
23.02
Untuk kesekian kalinya memilih melarutkan malam, bukan gula dalam air berkopi.
#Post_itivity

Komentar
Posting Komentar