Langsung ke konten utama

#4 Describe 3 things that make you feel grateful today!

Walaupun sebenarnya baaaanyak sekali yang membuat saya harus bersyukur hari ini, tapi mari memilih 3 diantaranya saja~

1. Sahur dan buka puasa tanpa TV
Nyatanya ketiadaan tv mampu meningkatkan kualitas fam-talk, terutama saat makan bersama. Sebelum puasa pun sebetulnya sudah terasa. Kami bisa sepenuhnya berada dan menikmati momen. Meski bukan pembicaraan yang serius, tapi saling melempar guyonan juga sebuah usaha agar tetap sehat jiwa dan hidup terasa lebih baik baik saja.

2. Dapat reward dari Cookpad
Ceritanya bermula saat kemarin saya mengunjungi kembali akun cookpad yang sudah ditumbuhi sarang laba laba akibat jarang dibuka. Ternyata ada notifikasi event untuk permulaan ramadan. Langsung lah gas pol eksekusi resep yang bahannya sudah tersedia. Ternyata kemarin malam adalah batas waktu terakhir upload. Maka dengan tidak santuy saya selesaikan misi mengunggah resep baru itu. Lalu tadi pagi saya mengeceknya lagi. Wow follower saya nambah hehe. Reward dikirimkan sore tadi. Saya mendapat link kumpulan resep jajanan yang populer di tahun kemarin. Simpel memang, tapi sangat cukup untuk membuat saya senang.

3. Khataman perdana keluarga
Ramadan kali ini memang pertama kalinya keluarga kami berformasi lengkap sejak awal dimulainya puasa. Maka dibuatlah program khataman dengan membagi bacaan one day one juz for one person. Dimulai pada malam setelah tarawih pertama, terbaca 6 juz setiap hari, sesuai jumlah anggota keluarga. Begitu setiap hari, hingga sampailah tadi ke juz 30. Kami berdoa bersama, berharap agar bisa memaksimalkan ibadah di bulan mulia ini dan seterusnya.

Untuk dapat bersyukur, seringkali bukan dengan jalaran hal-hal yang besar. Justru yang kecil, yang kerap disepelekan, itulah yang tak kalah penting. Bila diri terbiasa mensyukuri nikmat kecil, maka insyaAllah tak sulit untuk melakukan hal yang sama terhadap nikmat besar.

Bonus foto hasil eksekusi resep
Ehe~


N270420W
23.10
#Post_itivity

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#Day 25 Share 1 story about hikmah ramadan!

'Cinta terlarang' kami memang sudah semestinya berakhir, semoga selamanya~ Saya dan pusing adalah sepasang yang mulanya selalu bersama. Setiap hari setidaknya pasti ada satu momen dimana saya berjumpa dengannya. Pusing yang saya maksud adalah tipe yang rasanya muter sampai badan seperti mau ambruk. Ini terutama saya rasakan kalau berpindah posisi tubuh secara tiba-tiba. Misalnya dari rebahan langsung duduk atau dari duduk langsung berdiri. Perlu waktu beberapa detik penyesuaian sambil memejamkan mata dahulu agar berhasil stabil. Kalau dilihat dari tekanan darah sebenarnya memang konsisten cenderung lebih rendah daripada orang lain pada umumnya. Tapi setelah berkonsultasi dengan suster sekolah katanya itu bukan masalah, karena setiap orang punya kisaran normalnya sendiri. Dugaan lain yang menjadi penyebabnya adalah rendahnya kadar hemoglobin dalam darah saya. Iya yang ini cukup terbukti sih. Sudah pernah saya periksakan juga dan memang demikian hasilnya. Saat sedang dalam hari...

Saya dan Rasa Lain yang Lucu

 Rasanya belum lama sejak terakhir menulis tentang rasa suka yang lucu. Rasa. Suka. ... yang sekejap menjadi tidak lucu lagi. Barangkali mimpi itu hanya canda. Bunga tidur yang mengada-ada. Tapi bisa juga ia adalah pertanda. Bahwa yang dinanti tak kunjung tiba, sebenarnya memang sudah selesai tak bersisa. Senangnya, saya biasa saja. Ya! Ini adalah rasa yang lucu. Saya sendiri heran. Pernyataan-pernyataan dari seseorang berhasil membuat saya berpindah haluan. Yang dulu disimpan, kini betulan berhasil diikhlaskan. Saya tidak menyangka. Saya tersadar dibuatnya. Yang sebenarnya dipertahankan bukanlah murni rasa sayang pada orangnya. Namun lebih kepada momennya yang telah terjalin lama. Lalu selanjutnya apa? Tidak tahu juga. Setidaknya untuk saat ini belum ada rencana untuk mengapa-apakan kotak rasa saya.  .  . . Yang pasti saya ketahui saat ini, bubuk kopi darimu sudah tak tersisa untuk diseduh dan dinikmati lagi.   Y281121K -selalu ada yang lain

#Day 11 Imagine that you are giving a kultum, what will you tell?

  Wabah: Pengingat tentang Terbatasnya Waktu Kita   Pandemi! Itu adalah status COVID-19 saat ini. Pandemi menurut WHO dijelaskan sebagai wabah yang sifatnya menyebar global dan mendunia. Meski semula memang ditemukan di Cina, virus ini merebak hingga kini telah mencakup 199 negara (re: saat draft tulisan ini pertama saya buat). Pelan tapi pasti, satu persatu aspek kehidupan kita terpengaruh oleh makhluk kecil tak kasat mata tapi nyata ini. Aspek kesehatan? Tentu signifikan sekali. Aspek ekonomi? Perlahan terguncang terganggu keseimbangannya. Aspek sosial? Manusia dipaksa berjauhan secara fisik, social distancing istilahnya. Masih banyak yang harus dirinci bila ingin mendeskripsikan betapa dahsyat dampak yang virus ini berikan. Namun bagaimanapun, setiap yang telah ditakdirkan oleh-Nya tentu membawa hikmah tersendiri bagi orang orang yang mau bertafakur dan merenungi sisi positif dengan bijaksana. Walau mungkin saat ini dunia sedang berduka, mari kita tilik sisi...