Jujur, topik hari ini memaksa saya untuk sedikit lebih tahu tentang desa tempat tinggal. Berbekal informasi dari internet, saya akan mencoba membahasakan cerita sejarah tentang tempat yang menjadi latar salah satu lagu almarhum Didi Kempot ini.
Desa Grudo. Namanya berasal dari kata Garuda. Ini merujuk pada kisah yang menyatakan bahwa dahulu di daerah tersebut pernah jatuh burung garuda yang terluka akibat pemburu. Kabar jatuhnya burung itu tersiar ke telinga khalayak, menumbuhkan kebiasaan penyebutan Grudo bagi daerah ini.
Grudo terus berkembang menjadi desa dengan wilayah yang juga meliputi Terminal Kertonegoro alias terminal utama kota kami. Kalau pembaca termasuk penikmat campursarian Lord of Broken Heart pasti familiar dengan nama terminal itu, termasuk kembang tebu kabur kanginan-nya~
Saya tinggal di salah satu dusun di Desa Grudo. Ngronggi namanya. Saya terkesima saat mencari tahu cerita sejarahnya. Ternyata Ngronggi bahkan pernah menjadi bagian penting dan saksi perjuangan mencapai Indonesia merdeka.
Ngronggi menjadi bagian sentral perkembangan Islam pada masa penjajahan Belanda, dengan bukti berdirinya masjid tertua kabupaten ini, Masjid Baiturrahman. Konon masjid ini telah dibangun sejak era perjuangan pasukan Diponegoro. Yang menambah rasa kagum saya tentang cerita ini adalah bahwa masjid tersebut masih kokoh berdiri sampai sekarang. Tentu dengan keadaan yang sudah banyak direnovasi ya. Bahkan, lokasinya tepat di kompleks tempat saya menjalani masa sekolah dasar.
Sampai saat ini, Masjid Baiturrahman masih menjadi salah satu masjid utama desa kami. Kegiatan sholat jumat, buka bersama saat Ramadan, pengumpulan zakat fitrah, sholat hari raya, hingga penyembelihan kurban, pun digelar dengan melibatkan jamaah masjid itu.
Selain itu, karena lokasinya satu kompleks dengan sekolah, masjid tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pendidikan yang terus berjalan. Kami sholat berjamaah di situ, mengadakan acara besar Islam, mengikuti kelas mengaji, hingga bermain di pelatarannya. Sedemikian lekat keberadaan masjid ini sebagai bagian dari masa kecil saya, membuatnya semakin menarik bagi saya untuk berkesempatan bercerita tentangnya.
N080520W
23.14
Setelah kemarin semalaman tidak tidur, saya jadi agak merasa oleng hari ini~
#Post_itivity


Komentar
Posting Komentar