Suatu hari lalu ibu pernah 'menjabarkan konsep lebaran' keluarga kami tahun ini.
1. Pindahkan kursi dan meja tamu ke sisi barat.
2. Bentangkan karpet sebagai alas di sisi timur.
3. Keluarkan kue dan jajanan khas lebaran.
4. Tutup pintu dan pagar.
5. Nikmati kue dan jajan tanpa melibatkan tetangga.
Lha?😂
Poin 1 dan 2 sudah terlaksana sih, karena memang itu masih waras serta sesuai dengan SOP lebaran tahun-tahun lalu. Selain mengubah susunan di ruang tamu, kami juga mengubah susunan perabot dan ruang tengah serta belakang. Lemari serta meja ditata ulang letaknya.
Persiapan lainnya adalah mencuci toples (walau sepertinya tidak akan diisi, lha tiap beli atau dapat kue sudah ada toplesnya sekalian kok). Lagipula, kalau mau menganut 'konsep' tadi, maka kuenya tidak perlu ditata dalam toples cantik, kan mau dimakan sendiri ehe ehe.
Perubahan besar pada beberapa bagian rumah juga kami lakukan selama ramadan ini. Abi memperbaiki kamar mandi lama yang ada di rumah belakang. Hebatnya, beliau melakukan semua sendiri tanpa bantuan tukang. Mulai dari membongkar atap lawasnya, memasang atap seng baru, mengecat, sampai menambal lantai semennya yang rusak, ia lakukan sendiri.
'Kok niat banget, bi?'
'Iya dong, jaga-jaga kalau punya tamu banyak.'
Gitu katanya~ Udah kayak mau punya gawe aja.
Sebelum memperbaiki kamar mandi lama, abi juga menata ulang kebun kecil di samping dan depan rumah. Nah kalau ini kami juga ikut serta membantu. Mengganti pot-pot rusak, menyiangi gulma, menanam sayuran berupa sawi dan pare, memasang tongkat kayu sebagai tempat rambatan, dan lain sebagainya.
Rumah depan juga tak ketinggalan diperbarui dong. Kami membantu memelitur meja kursi berbahan bambu sehingga tampak kilau seperti baru lagi. Demikian pula untuk kisi-kisi pintu serta jendela. Dipoles agar jadi lebih indah. Kemarin ibu bahkan sempat bilang ingin pesan gorden baru UwU.
Seingat saya, persiapan hari raya kali ini adalah yang terniat deh. Padahal malah sekarang kan lebarannya di rumah aja dan tidak ada open house ya. Nggak apa, memang niatnya bukan try to impress others kok. Alasan lainnya adalah karena memang baru tahun ini kami punya waktu luang yang lebih paaaaanjaaaaaang sebagai efek pandemi.
Kalau tentang apakah kami akan sholat ied di rumah atau di masjid, sepertinya ikut di masjid sih. Tapi tentu dengan mengindahkan peraturan kesehatan semisal pakai masker dan jaga jarak ya. Ohiya, tidak bersalam-salaman juga (ini yang bakal susah sih, semoga yang lain juga paham dengan kondisinya).
Kalau persiapan kalian gimana?
*Bonus menu minuman yang saya jadikan kutipan di penutup di bawah~
N220520W
23.28
Cincau+lime+tea+ice= surgawi🤤
#Post_itivity

Komentar
Posting Komentar