Topik
yang saya tunggu juga!
Adalah
hal yang membingungkan bila diminta merekomendasikan 1 judul buku fiksi. Kalau boleh,
saya bahkan bersedia merekomendasikan hingga 30 buku. Dan ketigapuluhnya itu ditulis oleh
author favorit saya: Tere Liye.
Buku
yang akan saya rekomendasikan ini sekaligus menjadi buku pertama yang
memperkenalkan saya kepada dunia karya author with the most diverse genre of novel
ini.
Here we go~
Saya menerima buku ini sebagai kado ulang tahun keempat belas dari ibunda. Kala itu saya belum terlalu hobi membaca novel. Tapi memutuskan kado berupa buku memang pilihan saya sendiri. Bahkan dengan mengajukan spesifikasi: mau buku fiksi, tema tidak terlalu berat, bukan genre sejarah maupun fantasi, dan tebal agar awet saat dibaca. Ternyata novel ini memenuhi semua syaratnya.
Eliana.
Nama seorang anak perempuan pemberani, sulung dari 4 bersaudara yang tumbuh
beriring arif kehidupan masyarakat sekitar rimba Sumatera. Cerita tentangnya berpusat pada usaha ia bersama geng-nya untuk menyelamatkan kampungnya dari jahatnya orang-orang kota.
Kalau
menilai dari penampilan luarnya, menurut saya novel ini punya cover yang unik. Elemen-elemen
yang menyusunnya ternyata akan terbongkar satu persatu selama kita membaca
isinya. Punya saya ini edisi yang paling lawas, masih cetakan pertama. Sampai saat
ini sudah ada edisi yang baru dengan cover dan judul berbeda. Kalau saya
pribadi lebih suka versi lawasnya sih.
![]() |
| Kertasnya sudah menguning sejalan usia yang menua. Mohon ampuni tulisan tangan yang tidak karuan ini. |
Tokoh utama dalam novel ini sangat relatable dengan posisi saya sebagai anak sulung. Banyak scene yang membuat saya merasa "Ih iya bener banget, aku tau rasanya di posisi itu!" Selain itu, banyak pelajaran yang bisa saya ambil dan teladani tentang bagaimana semestinya bersikap, berani menyampaikan pendapat, hingga mengambil keputusan. Terlebih lagi, saya membacanya saat usia empat belas, kelas 8 SMP, masa yang menurut saya menjadi titik penting perubahan banyak hal. Dengan demikian, buku ini memberi banyak pengaruh dalam membentuk pola pikir dan jati diri saya.
Buku
setebal 519 halaman ini berhasil membuat saya ketagihan untuk mencari
karya-karya lain dari Tere Liye. Maka berbekal foto beberapa buku yang ada di
cover belakang, saya mencari tahu lebih banyak dan mulai berusaha menabung agar
bisa mengoleksinya. Terutama buku-buku yang menjadi satu rangkaian dengan
Eliana.
![]() |
| Peta harta karun yang membawa saya menjelajah lebih jauh lagi |
Eliana ini adalah buku ketiga dari Serial Anak-Anak Mamak. Jadi sebelum buku ini sudah ada 2 buku yang terbit, yaitu Burlian dan Pukat. Setelah Eliana masih ada 1 lagi, Amelia. Keempatnya mengusung tema anak-anak yang polos, penuh petualangan, dan keriangan khas mereka. Terdapat tokoh sentral yang tak kalah penting dalam serial ini: Bapak dan Mamak. Keduanya memberikan gambaran tepat mengenai bagaimana semestinya mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi sosok yang tak hanya cerdas pandai tapi juga berakhlak mulia.
Di tahun 2012, serial ini bahkan dibuat versi untuk ditayangkan di televisi lho. Sayang sekali rating-nya tidak terlalu memuaskan. Jadilah acaranya tidak bertahan lama. Padahal bila mau dilihat lebih baik, banyak nilai dan pendidikan yang bisa diambil untuk diterapkan dalam kehidupan. Yah, tapi yang namanya selera memang tidak bisa dipaksa. Terlepas dari fakta ini, tetap saja kalau suatu saat ditanya buku apa yang saya punya ikatan batin dengannya, maka saya tak ragu menjawabnya: Eliana!
N020520W
22.49
Wah akhirnya belum jam sebelas!
#Post_itivity



Komentar
Posting Komentar