Jujur ya, saya baru menemukan mahfuzat ini barusan. Jadi.. apakah tetap bisa dianggap sebagai favorit? Boleh saja lahya~
Dari hasil berselancar di dunia maya, saya memilih yang membuat diri terpikat. Dari maknanya maupun dari susunan katanya, bahkan hurufnya.
لِكُلِّ مَقَامٍ مَقَالٌ وَلِكُلِّ مَقَالٍ مَقَامٌ
Likulli maqaamin maqaalun, wa likulli maqaalin maqaamun
Kalau diperhatikan, kata maqaalun dan maqaamun hanya berbeda 1 huruf. Tapi rupanya yang satu itulah menjadi pembeda arti. Pun yang membuatnya unik lagi adalah kedua kata itu bisa disandingkan dalam serangkai kalimat penuh hikmah.
Arti dari kata mutiara tersebut adalah sebagai berikut.
Untuk tiap-tiap tempat itu ada kata-katanya yang tepat, dan untuk setiap kata itu ada tempatnya yang tepat.
Mahfuzat ini menjadi pengingat bagi saya, bahwa yang benar tidak selau tepat. Termasuk dalam perkataan. Kita bisa saja punya fakta yang kebenatannya pasti, didukung data yang valid dan terkini. Namun boleh jadi fakta itu tak perlu disampaikan di semua tempat. Fakta benar itu hanya akan terdengar benar bila berada di tempat yang tepat. Jadi jangan berkecil hati bila kita punya pendapat yang tertolak. Mungkin saja itu bukan karena pendapatnya yang salah, tapi tempat penyampaiannya lah yang kurang cocok.
N130520W
23.14
Pengumuman hasil perjuangan!
Btw cilok isi keju dipadu bumbu sambal kecap ternyata enak juga🤤
#Post_itivity
Komentar
Posting Komentar