Forest!
Entah apakah sekarang masih tergolong hidden gem atau tidak, tapi saat dahulu pertama kali, saya merasa seperti telah menemukan harta karun. Sudah satu tahun saya memakai aplikasi yang sangat membantu saya mengatur waktu penggunaan handphone ini. Awalnya saya sedang mencari aplikasi habit tracker, namun justru Forest yang muncul sebagai salah satu aplikasi rekomendasi editor. Ukurannya yang tidak terlalu besar dan sifatnya yang tidak berbayar (kecuali upgrade premium) menjadi pertimbangan untuk saya coba menginstallnya.
Konsep dasar Forest adalah pengguna bisa menanam pohon virtual selama durasi waktu yang bisa diatur. Selama proses pertumbuhan pohon, pengguna tidak bisa beralih layar ke aplikasi lain. Bila nekat melakukannya, maka pengguna harus rela pohonnya mati. Dengan begitu, kita dilatih untuk sedikit demi sedikit lepas dari handphone sehingga bisa fokus melakukan hal yang lebih produktif.
Waktu minimal penanaman 1 pohon adalah 10 menit, lalu berlanjut dengan kelipatan 10 sampai maksimalnya 180 menit. Saat awal penggunaan aplikasi ini, saya memulainya dengan durasi tersingkat, lalu pelan-pelan saya tambah. Yang menjadi motivasi untuk terus menanam adalah bahwa kita akan mendapat koin. Koin ini bisa digunakan untuk membeli jenis-jenis pohon virtual yang lain. Jadi semakin sering kita menanam pohon, maka semakin cepat koin terkumpul, dan aneka ragam pohon bisa dimiliki.
Aplikasi ini sangat terasa manfaatnya terutama pada masa-masa saya mengerjakan skripsi. Saat itu, saya biasa memilih spot favorit yang jauh dari keramaian tapi tetap terjangkau internet. Kemudian saya mulai 'menanam pohon' dengan durasi sekitar 45 menit. Dalam waktu itu, mau tidak mau saya harus lepas dari handphone, mengabaikan notifikasi, lalu berkutat melanjutkan tulisan, fokus menyelesaikan skripsi. Ini berlangsung sampai skripsi saya selesai, dengan siklus 45 menit fokus-15 menit istirahat-45 menit fokus lagi, dan seterusnya. Yaa kadang nggak sesuai siklus itu sih. Bisa saja berubah karena banyak hal. Misalnya ketemu dosen untuk bimbingan, diajak teman diskusi bareng, spilling the tea *eh, atau ngantuk lalu tidur ehehe.
Hasil yang saya rasakan dari rutin menggunakan Forest adalah menjadi terbiasa untuk tidak mudah terdistraksi oleh handphone saat diri harus fokus mengerjakan sesuatu. Sampai sekarang pun, walau sudah jauh dari saat skripsi saya selesai, saya masih menanam pohon di aplikasi ini setiap hari. Karena rutinitas itu, koleksi pohon virtual saya sudah hampir lengkap! Pun kebun saya juga sudah warna-warni. Seperti ini misalnya :)
Kedepannya, saya harap aplikasi ini bisa semakin dikenal sehingga manfaatnya bisa dirasakan orang banyak. Saya juga berharap agar semakin banyak fitur dan keunggulan yang ditambahkan ke dalamnya. Tapi mau bagaimanapun bagusnya sebuah aplikasi, ia tetaplah hanya alat bantu. Yang paling berperan dalam mengubah kebiasaan adalah diri sendiri. Demikian juga berlaku untuk Forest. Mungkin efek penggunaannya akan berbeda-beda bagi tiap orang.
N090520W
23.46
Nuzulul Quran!
#Post_itivity





Komentar
Posting Komentar